Jargon pulau lombok adalah pulau seribu masjid, karena didalam lombok terdapat banyak masjid yang saling berdekatan dan masyarakatnya mayoritas muslim. Selain itu lombok juga terkenal pulau sejuta maling, tetapi maling yang dimaksud disini adalah bukan maling yang berhubungan dengan kejahatan tetapi maling yang berhubungan dengan kebaikan yaitu : seorang laki-laki maling wanita yang disukai dari orang tuanya kemudian dinikahi dan hal ini merupakan suatu adat  atau budaya karena dilombok banyak sekali budaya seperti yang dikatakan wakil rektor 3 Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat)  dalam upacara penyambutan kedatangan rombongan Company Visit Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) di Aula Ummat (14/03/2018).

“Lombok ini adalah pulau pedas tetapi tidak sepedas orangnya, pulau lombok ini adalah pulau yang dikenal dengan banyak sekali budaya-budaya sehingga sekarang ini pulau lombok dimanfaatkan sebagai tempat untuk mempromosikan budaya yang sekarang dicanangkan Gubernur yaitu budaya eco tourism”.

Sementara Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Ummat dalam sambutan yang menggunakan baju adat lombok mengatakan “saya sangat bangga dengan kebudayaan kami”. Dengan kebanggaan inilah yang mendasari civitas akademika Ummat untuk menyambut kedatangan rombongan company visit Umsida. Penyambutan diiringi Tarung Presean yang merupakan kesenian khas suku sasak lombok dan pengalungan tenunan asli Mataram oleh Dekan FISIPol kepada rombongan bapak dan ibu dosendari Umsida.

Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr Sigit Hermawan SE MSi menuturkan “Prodi Manjemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Umsida sedang mengembangkan hal turism, dua hal yang dikembangkan manajemen dan Gubernur NTB saling melengkapi”, company visit di lombok merupakan comapany visit nasional, selain itu ada juga company visit Internasioal. Dua jenis ini merupakan pengembangan ilmu pengatahuan dan kerja sama FEB dengan pihak eksternal.

Alumnus Doktor Ilmu Ekonomi Unair dihadapan civitas akademika Ummat dan rombongan ratusan orang dari Umsida menambahkan “FEB Umsida siap menjadi tuan rumah jika FISIPol Ummat akan berkunjung atau melakukan kegiatan di Sidoarjo dan disambut dengan kebudayaan sidorarjo”, nilai – nilai kebudayaan lokal harus selalu dilestarikan dan dikembangkan. (Yan)


share ke: